Slideshow 1 Slideshow 2 Slideshow 3 Slideshow 4

 

     II.  PROGRAM PENGEMBANGAN KURIKULUM

  

      A.    KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP).

Sekolah bersama-sama para pengajar dapat mengembangkan/merevisi KTSP yang ada sesuai dengan tingkat perkembangan / kebutuhan sekolah. Di dalam KTSP tercantum antara lain :           

1.     Pendahuluan

2.     Struktur Kurikulum

3.     Silabus

4.     Lampiran ( silabus tiap mata pelajaran )

            Pengembangan / revisi KTSP mengacu pada Permendiknas N0. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi.

 Hal-hal yang dilakukan :                     

a)   Pengembangan Silabus tiap mata pelajaran yang dilaksanakan secara mandiri dalam wadah MGMPS dan dikoordinasikan oleh koordinator mata pelajaran dengan difasilitasi oleh seorang fasilitator yang mampu menstranfer ilmunya dengan menggunakan bahasa Inggris.

b)   Pada tahun pelajaran 2010-2011 sekolah menyediakan waktu dan tempat khusus untuk mengintegrasikan silabus KTSP pelajaran IPA dan silabus CIE Cambridge, dan pada tahun pelajaran 2011-2012, sekolah menyediakan waktu dan tempat khusus untuk mengintegrasikan silabus RSMABI yang baru dan silabus Sister School yang telah dirintis pada tahun sebelumnya. Pada proses percepatan RSMABI, guru-guru Kelas Internasional mempunyai kewajiban mengajar di kelas RSMABI satu kali pertemuan dalam sebulan.

c)   Bersamaan dengan Managemen Mutu ISO 9001 : 2000, hasil  audit internal dan hasil-hasil pengukuran kepuasan pelanggan dapat dijadikan sebagai bahan untuk pengembangan KTSP sesuai dengan kebutuhan sekolah menuju sekolah bertaraf Internasional (dapat sebagai LITBANG sekolah).

d)   Menjalin hubungan kerja (Sister School) dengan sekolah di luar negeri yang termasuk dalam daftar negara Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) dan/atau negara maju lainnya.

 

       B.  PROGRAM  PEMBELAJARAN :

Program pembelajaran mengacu pada SKL, guru menyiapkan perangkat pembelajaran.

Perangkat pembelajaran yang harus disediakan antara lain adalah:

1.     Analisis kurikulum

2.     Program tahunan

3.     Program semester

4.     Silabus Pembelajaran

5.     Analisis Indikator (menentukan KKM)

6.     Rencana Paket Pembelajaran

7.     Menu paket pembelajaran Siswa ( MPPS )

8.     Kisi-kisi

9.     Soal

10.  Buku Penilaian Siswa

11.  Analisis Hasil belajar siswa.

Perkembangan pembelajaran dituliskan dalam Buku Agenda Pembelajaran dan pada jurnal kelas.

Point 2 sampai dengan point 7 disiapkan sebelum dimulainya proses pembelajaran di tiap semester.

         C.   PROGRAM PELAYANAN DAN PEMBINAAN SISWA

              1.     Program Kegiatan Pembelajaran :

a)     Kegiatan Pembelajaran hari Senin sampai Kamis ,dimulai pukul 06.30 s/d 15.20 WIB. hari  Jum’at, dimulai pukul 06.30 s/d 11.30 WIB.  Kelas XII pada hari senin mulai jam 6.30 s/d 16.00, pada  hari selasa s/d kamis dimulai pukul 06.30 s/d 15.20 WIB.

b)     Struktur jam belajar per minggu 42 jam untuk kelas X dan XI, 40 jam untuk kelas XII.

c)     Jika Guru berhalangan hadir karena sakit atau ada izin tugas diluar sekolah, maka koordinator mata pelajaran akan mengatur penggantinya dengan berkoordinasi dengan guru piket  sehingga proses belajar mengajar tetap berjalan sesuai jadwal.

   Tabel 2 : Struktur Kurikulum Mata Pelajaran RSMABI dan Kelas Internasional 

Di SMAN 28 Jakarta

Tahun Pelajaran 2010/ 2011

 

 *dilaksanakan di luar jam pembelajaran setara dengan jumlah jam yang tertera.           

 

DAFTAR DISTRIBUSI JUMLAH JAM PELAJARAN PERHARI 

                              * jam bimbel (PM).

 

 2.     Program Pendalaman Materi (Bimbingan Belajar) :
 

Pilihan Lembaga Bimbel lebih dari satu dari tiga option (BTA, GO, NF)

Peserta  : 

Semua siswa kelas XII

Pelaksanaan :   

Pendalaman materi dilaksanaan di dalam jam pelajaran yaitu jam ke 6 dan ke 7 (sebelum istirahat ke 2) pada hari Selasa, Rabu dan   Kamis.

Pengajar :    

Pengajar bimbingan belajar  berkoordinasi dengan guru mata pelajaran.

Tujuan :

Untuk mempersiapkan siswa  dalam menghadapi UN, PMDK, SIMAK, UMB, SNMPTN danperguruantinggi lainnya.

Proses KBM  :   

Pembelajaran berdasarkan hasil analisis, kemudian ditindak lanjuti dengan :

1.  Latihan soal.

2.  Membahas soal.

3.  Try Out.

Hasil KBM  :  

Hasil try out disampaikan kepada siswa, dianalisa dan digunakan untuk umpan balik siswa dalam proses bimbingan selanjutnya sekaligus untuk mengukur atau memprediksi perkembangan potensi siswa dalam memilih jurusan / fakultas pada perguruan tinggi yang diinginkan

Untuk kelas X dan XI di setiap akhir semester dilaksanakan ulangan sumatif yang hasilnya dan diperingkat berdasarkan mata pelajaran penjurusan. Bagi siswa yang mendapat perigkat 10 besar akan  diberikan reward dalam bentuk kegiatan Pembinaan Siswa Berprestasi).
 

                3.     Konsultasi Mata Pelajaran :

Konsultasi mata pelajaran hanya dilakukan untuk  mata pelajaran yang diuji nasionalkan (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Geografi dan Sosiologi).

a)     Tujuan :

Melayani siswa yang mendapat kesulitan dalam memahami materi pelajaran secara individual / kelompok kecil dan diwajibkan bagi siswa peringkat 5 terbawah.

b)     Waktu pelaksanaan :

Kelas X            : Selasa dan Kamis,  jam 15.20 s/d 16.30

Kelas XI           : Selasa dan Kamis,  jam 15.20 s/d 16.30

Kelas XII          : Selasa dan Rabu, jam 15.20 s/d 16.30

                          Jum’at, jam 13.00 s/d 15.30

c)     Pelaksana :

Setiap guru mata pelajaran yang diuji Nasionalkan wajib menyediakan waktu 2 jam pelajaran/minggu untuk konsultasi  mata pelajaran.

               4.     Program Pembinaan Siswa Berprestasi :

     Peserta :  

     Siswa peringkat 10 besar dari masing-masing kelas ( seperti yang dijelaskan pada poin 2 )

      Tujuan  :

      Membina, menjaga supaya siswa yang berprestasi  di kelasnya dapat mempertahankan prestasinya dari kelas X s/d kelas XII, sehingga jumlah siswa SMAN 28 yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur tanpa tes / PMDK atau melalui jalur tes semakin bertambah banyak dari tahun sebelumnya, misalnya :

5.   Program Pembinaan siswa berbakat ( Peserta lomba Akademik ) :
Bagi siswa peserta lomba OSN, disiapkan jadwal pelatihan di luar jam belajar, setiap hari Rabu dan Kamis, atau mendapat izin meninggalkan jam belajar menjelang kegiatan lomba.
Bagi peserta lomba Akademik lainnya akan dilatih oleh guru pembina sepulang sekolah atau mendapat izin meninggalkan pelajaran menjelang pelaksanaan lomba.
Siswa yang mengikuti lomba menjelang, sedang atau setelah ulangan ( karena mengganggu / meninggalkan Kegiatan Belajar Mengajar ) akan diberikan nilai sesuai dengan nilai terakhir yang diperoleh atau minimal 80 jika mengikuti lomba sampai tingkat Provinsi, Nasional dan Internasional baik juara atau tidak. Jika hanya sampai tingkat Kodya nilai minimal 76.
Siswa yang dimaksud tetap mengikuti ulangan susulan / ulangan perbaikan. Bagi siswa yang hasil ulangan tidak maksimal berhak mendapat nilai minimal 76. Anggaran pembinaan OSN untuk nara sumber disesuaikan dengan tingkat kompetisinya.


 

 

   D.    EVALUASI PEMBELAJARAN

     1.     Jenis tes yang dipergunakan untuk evaluasi adalah tes formatif /ulangan harian dan

           Ulangan Semester, try out Ujian Nasional, Ujian Nasional, Ujian Sekolah dan Ujian Praktik. 

     2.     Format pelaksanannya:

 

a)     Tes Formatif :

·      Tes Formatif bersama dilaksanakan 2 kali dalam satu semester dengan jadwal yang disusun oleh Panitia.

·      Tes Formatif  berlaku untuk semua mata pelajaran, kecuali Mulok.

·      Tes Formatif mandiri dilaksanakan oleh guru masing-masing dengan jadwal yang ditentukan oleh guru mata pelajaran sesuai batas waktu yang sudah ditentukan.

·      Materi yang diujikan per SK / KD

·      Nilainya menjadi nilai Rapot SAS yang menjadi penentu kenaikan kelas / penjurusan / kelulusan.

b)     Ulangan Sumatif / Semester  : adalah try out yang dilaksanakan disetiap akhir semester, dan materi yang diujikan adalah materi satu semester ( pada semester ganjil ) dan materi satu tahun( pada semester genap ). Hal ini dilakukan untuk melatih siswa dalam menjawab/ mengerjakan  soal dengan jumlah materi yang banyak dan tentu saja sekaligus mempersiapkan siswa dalam menghadapi Ujian Nasional dan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Nilainya di masukan ke rapot khusus sebagai pendamping Rapot SAS ( Sistim Administrasi Sekolah ). Pelaksanaannya dilakukan secara bersama dengan jadwal yang disusun oleh Panitia. Peringkat hasil ulangan sumatif digunakan untuk pembagian kelas dan pemberian Reward untuk program pembinaan Siswa Berprestasi, serta sebagai bahan pertimbangan untuk kenaikan kelas.

3.     Di tengah semester diadakan pembagian Rapot Tengah semester yang nilainya diambil dari hasil tes Formatif bersama dan Mandiri yang sudah dilaksanakan.

4.     Tes Formatif bersama dilaksanakan maksimal 3 mata pelajaran sehari, penyusunan jadwal seimbang antara materi IPA dan IPS

5.     Hasil tes Formatif bersama / Mandiri dilaporkan kepada bidang kurikulum dan dimasukkan langsung pada SAS.
 

6.     Try Out UN kelas XII dilaksanakan pada semester genap dengan jumlah try out sebagai berikut:

a)     Try out Ujian Nasional dari sekolah sebanyak 1 kali

b)     Try out Ujian Sekolah dari sekolah sebanyak 2 kali

c)     Try out Ujian Nasional / dari Bimbingan Belajar sebanyak 2 kali

d)     Try out Ujian Nasional dari MKS sebanyak 2 kali

e)     Try out Ujian Nasional dari Gunadarma sebanyak 1 kali

f)       Try Out Ujian Nasional dari Sanggar sebanyak 1 kali

g)     Try Out PTN dari Pendalaman Materi/ Bimbel sebanyak 2 kali

7.     Ujian Nasional, Ujian Sekolah dan ujian praktik.

a)     Ujian Nasional perkiraan pelaksanaannya di bulan Maret 2011 selama 5 hari (sesuai dengan aturan pemerintah).

b)     Ujian sekolah diperkirakan pelaksanaannya di bulan April 2011 selama 3 hari. Kegiatan yang terkait dengan ujian sekolah adalah Penulisan Soal ujian sekolah (kisi-kisi, kartu soal, Koreksi / pedoman penskoran, telaah soal).

c)     Ujian Praktik diperkirakan pelaksanaannya di awal bulan April 2011 selama 5 hari. Kegiatan yang terkait dengan ujian praktik adalah Penulisan Soal ujian praktik (kisi-kisi, kartu soal, koreksi / pedoman penskoran, telaah soal)

E.    REMEDIAL / ULANGAN PERBAIKAN / TUGAS-TUGAS

1.     Remedial adalah pemberian materi pembelajaran pada siswa yang belum tuntas dalam    ulangan yang diberikan secara individual maupun kelompok atau klasikal.

2.     Remedial dan ulangan perbaikan dilaksanakan setelah KBM. Dengan jadwal yang dikoordinasikan dengan pengajar yang lain dan menyesuaikan dengan dengan jadwal ulangan sebelumnya.

3.     Hasil ulangan susulan dan ulangan perbaikan di entry oleh guru mata pelajaran ke SAS, dan soal / absensi diserahkan ke bidang kurikulum .

4.     Ulangan susulan, remedial dan ulangan perbaikan dilaksanakan dengan mempergunakan ruang  kelas setelah selesai KBM. ( hanya dibolehkan di ruang kelas dan tidak menggunakan jam guru lainnya ).

5.     Nilai Tugas kelompok / Individual diserahkan ke bidang kurikulum.

6.     Proses komputerisasi nilai afektif, psikomotorik, dan nilai perbaikan dilakukan oleh guru mata pelajaran.

 
 

F.  KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM ) :

             Berdasarkan musyawarah, dan  dengan berbagai pertimbangan, maka KKM SMAN 28  tetap 76.00 disetiap mata pelajaran. Alasannya antara lain ;

1.     Menurut siswa, KKM 76.00  menjadi pemacu semangat belajar

2.     KKM  Ideal menurut Petunjuk Akreditasi sekolah minimal 75.00

 

 

Online Test

ROBOTIC DAY 2017

Pengumuman Kelulusan

Ekstrakurikuler

Social Networking

  

  STATISTIK PENGUNJUNG
Pengunjung hari ini : 117
Total pengunjung : 278719
Hits hari ini : 337
Total Hits : 1959758
Pengunjung Online : 5

1959758