KETENTUAN AKADEMIK SMAN 28 JAKARTA

 

TAHUN PELAJARAN 2019/2020

  1. Penilaian, Remedial dan Pengayaan
    • Penilaian pengetahuan dilakukan pekan penilaian harian oleh guru mata pelajaran (tulis,cbt, lesan atau penugasan), penilaian akhir semester dan penilaian akhir tahun.
    • Penilaian ketrampilan dilakukan oleh guru mata pelajaran melalui praktek, proyek, produk maupun portofolio.
    • Penilaian sikap spiritual (syukur, doa, toleran,taat ibadah) dan sikap sosial (jujur,disiplin,santun,peduli, gotong royong, kerjasama, toleran, damai,bertanggung jawab dan responsif dilakukan  oleh semua guru mata pelajaran melalui pengamatan langsung maupun lembar observasi.
    • Kriteria ketuntasan minimal untuk semua mata pelajaran adalah 75
    • Siswa yang belum mencapai ketuntasan pada saat penilaian, dapat melakukan remedial yang waktunya ditentukan guru pengampu mata pelajaran.
    • Siswa yang sudah mencapai ketuntasan pada saat ulangan dapat melakukan pengayaan oleh guru pengampu mata pelajaran melalui penugasan.
    • Siswa membawa laptop dan perangkatnya pada saat melakukan penilaian secara CBT.
    • Siswa yang melakukan tindak kecurangan atau mencontek saat melakukan penilaian, memperoleh nilai nol dan kepadanya dilakukan pembinaan oleh walikelas dan diberi kesempatan penilaian dengan nilai maksimal 70.
  2. Kriteria Kenaikan Kelas bagi kelas X dan XI :
    • Peserta didik harus menyelesaikan seluruh program pembelajaran di kelas yang bersangkutan ( nilai semester ganjil dan genap lengkap ).
    • Deskripsi nilai sikap sekurang-kurangnya BAIK sesuai dengan kriteria yang ditetapkan satuan pendidikan.
    • Nilai ekstrakurikuler Pendidikan kepramukaan minimal Baik
    • Tidak memiliki lebih dari dua matap elajaran yang masing-masing nilai kompetensi pengetahuan dan/atau kompetensi ketrampilannya di bawah ketuntasan belajar (75). Apabila ada mata pelajaran yang tidak mencapai ketuntasan belajar pada semester ganjil, nilai akan diambil dari rerata semester ganjil dan genap pada tahun pelajaran tersebut.
    • Total kehadiran minimal 90% dalam satu tahun.
    • Catatan  :   Penetapan kriteria Baik pada nilai sikap menjadi kewenangan satuan pendidikan. Seorang siswa naik kelas atau tidak naik kelas didasarkan pada hasil rapat pleno Dewan Guru dengan mempertimbangkan kebijakan sekolah, misalnya minimal kehadiran dan tata tertib sekolah.
  3. Kriteria Kelulusan kelas XII :
    • Menyelesaikan seluruh program pembelajaran ( nilai seluruh semester lengkap ).
    • Memperoleh nilai sikap/perilaku minimal BAIK sesuai dengan kriteria yang ditetapkan satuan Pendidikan
    • Telah mengikuti Ujian Nasional
    • Lulus Ujian Sekolah :
      • Memiliki rata-rata Nilai Ujian Sekolah minimum 70.00
      • Nilai Sekolah minimum setiap mata pelajaran adalah 60.00
    • Nilai sekolah diperoleh dari 50 % nilai praktik dan 50 % nilai ujian tulis.Untuk mata pelajaran yang tidak ujian praktik, nilai ujian sekolah diperoleh hanya dari ujian tulis.
    • Total kehadiran minimal 90% dalam satu tahun
    • Kelulusan peserta didik ditentukan oleh satuan Pendidikan berdasarkan rapat Dewan Guru.
    • Keterangan : Ketentuan bisa berubah menyesuaikan Kebijakan Dinas Pendidikan ,Peraturan Pemerintah  dan Peraturan Mendikbud RI.

 

 

 

 

DISPENSASI SISWA YANG MENGIKUTI LOMBA BERJENJANG
(OSN, O2SN, FLS2N, 4 PILAR,
dan DEBAT, FIKSI dan OPSI)

 

NO JENJANG DISPENSASI
1 PROVINSI, Mengikuti penilaian susulan dan memperoleh nilai pada penilaian yang ditinggalkan, minimal sama dengan capaian nilai rapor pada semester sebelumnya atau sama dengan nilai yang dicapai pada penilaian susulan dengan memperhatikan kebijakan kepala sekolah.

Ø OSN  (provinsi) yang masuk 40 besar.

Ø O2SN, FLS2N,4 PILAR,DEBAT, FIKSI dan OPSI  yang juara 1,2,3.

2 NASIONAL Mengikuti penilaian susulan dan memperoleh nilai pada penilaian yang ditinggalkan, minimal sama dengan capaian nilai rapor pada semester sebelumya plus satu point atau sama dengan nilai yang dicapai pada penilaian susulan dengan memperhatikan kebijakan kepala sekolah
3. INTERNASIONAL Mengikuti penilaian susulan dan memperoleh nilai pada penilaian yang ditinggalkan, minimal sama dengan capaian nilai rapor pada semester sebelumnya plus dua point atau sama dengan nilai yang dicapai pada penilaian susulan dengan memperhatikan kebijakan kepala sekolah.

 

 

 

 

DISPENSASI SISWA YANG MENGIKUTI LOMBA TIDAK BERJENJANG TETAPI  MENDAPAT IJIN SEKOLAH DAN ATAU ATAS NAMA SEKOLAH ATAU INSTANSI PEMERINTAH

 

NO JENJANG KETERANGAN
1 PROVINSI/

NASIONAL/ INTERNASIONAL

Mengikuti penilaian susulan dan memperoleh nilai pada mata pelajaran yang tidak diikuti selama mengikuti kegiatan ( minimal 75 atau sama dengan nilai hasil setelah mengikuti penilaian susulan, misalnya portofolio, praktikum, PH, PAS, PAT, dll.

 

 

 

 

 

KETENTUAN IZIN MENGIKUTI LOMBA/LATIHAN UNTUK LOMBA DAN KEPERLUAN DINAS

 

NO BENTUK LOMBA KETERANGAN
1 BERJENJANG Diizinkan mengikuti latihan pada jam pelajaran sesuai kebutuhan dan ketentuan ( ada persetujuan Wakasiswa  atau Kepsek )   –penilaian menjadi tanggung jawab siswa dan guru)
2 TIDAK BERJENJANG             Latihan di luar jam belajar, sekolah selektif dalam memberi izin lomba. Izin diberikan hanya pada hari pelaksanaan lomba.
3 KEPERLUAN DINAS Dizinkan latihan dalam jam pelajaran atas persetujuan  Wakasiswa atau Kepsek jika sangat mendesak (mendadak)

Catatan : Suporter diizinkan pergi bila nilai mata pelajaran  yang ditinggalkan sudah mencapai tuntas KKM (guru terkait berhak mengizinkan/tidak)